BERITA
  • 02 Desember 2019
  • 0 Komentar
  • 23 Kali Dilihat
Penelusuran Sejarah Pringsewu

PRINGSEWU - BAPPEDA │ Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pringsewu mengadakan rapat panitia dan tim riset penelusuran sejarah Pringsewu di ruang rapat Bappeda Pringsewu (27/11/2019).

Kepala Bappeda Kabupaten Pringsewu Relawan, SE,. MM. dalam paparannya mengatakan, bahwa Sejarah Pringsewu layak untuk terus digali, dibedah dan didiskusikan, untuk menemukan semacam kesepakatan asal usul penyebutuan nama pringsewu, darimana menghitung kapan Pringsewu itu ada juga karna yang berkaitan dengan data-data historis belum terdokumentasikan dengan baik.

Data hari lahir Pringsewu masih lemah karena tidak didukung oleh data otentik dan referensi yang bisa dipertangungjawabkan. Dengan begitu, ketika ada pertanyaan kapan atau berapa umur kota Pringsewu tentu tidak mudah memberikan jawaban yang pasti.

Penulisan dan pendokumentasian sejarah bukan saja penting sebagai landasan untuk para pemangku kepentingan membangun Kabupaten Pringsewu, tetapi juga menjadi bahan pembelajaran sekaligus bekal menemukan inspirasi bagi generasi penerus.

Panitia dan tim dibentuk berdasarkan SK Bupati Pringsewu Nomor B/511/KPTS/B.01/2019. Tim riset  terdiri dari Prof. Dr. Ir. Muhajir Utomo, M.Sc, (Akademisi dan Tokoh Masyarakat Pringsewu), Dr. Farida Aryani, MPd (Akademisi dan Cucu Kh. Gholib), Drs. Wanawir (Akademisi dan Panitia P3KP), Yani Halim  (Panitia P3KP), Hurairi Nawawi (Panitia P3KP), Oetoyo Ishak, Al-Mutaqin (Tokoh Masyarakat/Adat) dan Chaidir Arif (Tokoh Masyarakat/Adat).

Selanjutnya Kepala Bappeda Kabupaten Pringsewu Relawan, SE,. MM. menyampaikan pada tahap awal Tim telah melakukan penelusuran dan pencarian data/informasi diantaranya pencarian data pada Kantor Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Jakarta, Museum Transmigras, dan melakukan Wawancara pada para narasumber-narasumber yang dinilai memiliki informasi terkait sejarah Pringsewu.

 

[Bappeda.Info]