BERITA
  • 13 Agustus 2020
  • 0 Komentar
  • 47 Kali Dilihat
Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Pringsewu Gelar Pelatihan SP4N-LAPOR

PRINGSEWU | Pelatihan Online atau secara Virtual Dalam Jaringan (Daring) terkait dengan Strategi Komunikasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) dalam bentuk Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) digelar Pemerintah Kabupaten Pringsewu, di Aula Utama Kantor Bupati Pringsewu, Kamis (13/08/2020).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pringsewu, dipesertai oleh Kasubag Umum dan Kepegawaian, Admin Web seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan se-Kabupaten Pringsewu dari kantor masing-masing.

Pelatihan Online ini dibuka oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr. H. Fauzi, SE., M.Kom., Akt., CA., CMA., pada saat menyampaikan sambutan Wakil Bupati mengatakan bahwa kegiatan ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat di kabupaten pringsewu, karena dapat membantu terhadap laporan- laporan masyarakat pringsewu yang berkaitan dengan pelayanan publik.

Kepada seluruh peserta H. Fauzi berharap dapat mengikuti kegiatan pelatihan ini dengan baik, sehingga dapat memahami dan dapat menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dengan cepat, tepat dan tuntas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Acara ini dihadiri juga oleh Asisten Administrasi Umum sekaligus Plt. Kepala BKPSDM Pringsewu Hasan Basri, SE, MM., Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Relawan, SE., MM., Kepala Dinas Kominfo Drs. H. Samsir Kasim, M.Pd.I, Sekretaris Inspektorat Kabupaten Pringsewu H. Yanuar Haryanto, S.Sos., MM, dan Sekretairs Dinas Kominfo Jahron, S.Pd.

Dalam kegiatan ini menghadirkan 2 narasumber diantaranya adalah Upi Fitriyanti, S.P., M.Si. Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung, dan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Pringsewu Andi Wijaya, ST, MM.

Dalam kesempatan ini Andi Wijaya menyampaikan poin penting dari kegiatan ini adalah bagaimana kita menanggapi dan menindaklanjuti pengaduan masyarakat. dan untuk itu kita harus punya komitmen. “katanya..

Lebih lanjut, Andi menyampaikan materi-materi melalui vidio yang sudah dipersiapkan sebelumnya untuk memudahkan peserta memahami apa yang ingin disampaikan.

Sedangkan Upi menekankan bahwa, jangan membuat setiap pengaduan masyarakat sebagai hal yang kurang baik, tetapi harus dijadikan masukan oleh pemerintah untuk melakukan perbaikan dalam pelayanan publik.

Diakhir acara Upi mewakili Ombudsman meminta pemerintah daerah bisa mengedukasi terkait SP4N-LAPOR sampai ketingkat desa/pekon.“tutupnya..

 

[Bappeda.Info]